Jumat, 08 Oktober 2010

Tiga Oknum Pol PP Diamankan

Diduga tengah berpesta sabu-sabu,tiga oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diamankan petugas Unit II Satuan Narkoba Polresta Palembang pimpinan Inspektur Polisi Satu (Iptu) Rizka Apriyanti. KetigaoknumPolPPtersebutmasingmasing berinisial BI,30; AN,30; dan SN, 30.

Ketiganya digerebek saat tengah bertugas di pos penjagaan rumah dinas (rumdin) salah satu Wakil Ketua DPRD Sumsel, Jalan Demang Lebar Daun, dekat Griya Agung,Sabtu (5/10).Namun,karena alasan tidak ditemukan barang bukti sabu-sabu, ketiga oknum Pol PP tersebut akhirnya dilepas petugas. Yang menimbulkan tanda tanya besar,awalnya kasus ini sempat tak tercium wartawan.

Terlacaknya kasus ini setelah wartawan mendapat informasi melalui ponsel dari seseorang, yang menyebutkan ada tiga oknum Pol PP diamankan polisi atas kasus narkoba. Ketika dikonfirmasi,Iptu Rizka Apriyanti membenarkan adanya penggerebekan terhadap ketiga oknum Pol PP tersebut. Menurut dia, penggeledahan di pos jaga rumdin Wakil Ketua DPRD Sumsel itu berdasarkan laporan dari masyarakat, yang menyebutkan di pos penjagaan tersebut kerap disalahgunakan untuk pesta sabu-sabu.

“Dari laporan itu, kita langsung mengecekke lokasi.Saatkitadatang ke sana,ada tiga anggota Pol PP,yang saat itu satu orang sedang tiduran, satu lagi sedang main laptop, dan satunya lagisedangberdiridisekitar pos.Namun memang,mereka tidak sedang pesta narkoba,”kata Rizka ditemui SINDO kemarin. Setibanya di pos penjagaan, polisi langsung mengeluarkan surat perintah tugas.

Lalu,polisi masuk ke pos jaga untuk melakukan penggeledahan guna mencari barang bukti yang dianggap mencurigakan. “Tapi, setelah dicari di dalam pos,kita tidak menemukan satu pun barang bukti. Memang ada bekas plastik (yang biasa untuk membungkus sabu-sabu, tapi itu bukanlah bukti yang kuat,”katanya. Rizka juga membenarkan, kendati tidak menemukan barang bukti, ketiga oknum Pol PP yang berada dalam pos jaga tetap digelandang ke Polresta Palembang.

“Kita amankan ke kantor untuk dilakukan pemeriksaan, bahkan kita memanggil langsung Kasi Ops Pol PP Sumsel dan pihak keluarga masing-masing (ketiga oknum Pol PP yang ditangkap). Mereka diperiksa sekitar 3–4 jam,” tuturnya. Rizka mengakui, ketiga oknum tersebut belum sempat dilakukan tes urine karena memang saat diamankan tidak ditemukan barang bukti.

“Ngapainkita harus lakukan cek urine, kantidakadaditemukanalatbukti di lokasi kejadian,”pungkasnya. Sementara itu, Kasat Narkoba Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hans Rahmatollah ketika ditemui juga membenarkan adanya tiga oknum Pol PP yang diamankan atas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. ”Setelah digeledah tidak ditemukan barang bukti, tetapi tetap dibawa ke kantor untuk pemeriksaan dan ditahan 1 x 24 jam,” tandasnya.

Dua Penjambret Nyaris Dibakar Massa

Aksi kawanan jambret bersepeda motor memang sudah menggila, hingga membuat masyarakat resah dan geram. Hal ini pula yang akhirnya membuat warga nyaris membakar hidup-hidup dua pelaku penjambretan yang berhasil ditangkap,seusai beraksi di depan stasiun TVRI Palembang, Jalan Pom IX, kemarin, sekitar pukul 10.30 WIB,.

Beruntung aksi anarkis warga berhasil dicegah seorang anggota Polisi yang kebetulan melintas. Oleh petugas tersebut, kedua pelaku yang sudah babak belur dihajar massa, langsung diamankan ke Polsekta IT I Palembang. Berdasarkan pemeriksaan polisi, kedua penjambret naas yang selamat dari amuk massa itu, diketahui bernama Surya ,19, dan Andi ,21, keduanya warga Jalan Sentosa,Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju,Palembang.

Dalam keterangannya pula, kedua pelaku mengakui telah merampas sebuah tas, yang belakang diketahui milik seorang warga karyawan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumsel Yosi Irawati,35,warga Jalan Tanah Merah,Gang Cendana, RT 42/11,Palembang. Saat kejadian, korban dan teman-temannya sedang istirahat, sambil menunggu ban mobilnya ditambal di lokasi kejadian.

Waktu itulah,tiba-tiba datang dua pelaku mengendarai sepeda motor Honda Supra X BG 6606 Q.Selanjutnya,salah satu pelaku langsung turun dan dengan cepat mengambil tas yang ada di mobil tersebut. Awalnya,korban yang berada di samping mobil sebelah kiri tidak mengetahui jika mobilnya dibuka orang dan tasnya berhasil dicuri. Beruntung, seorang tukang ojek di sekitar lokasi kejadian, Dani, 59, melihat aksi kedua pelaku, dan langsung meneriaki keduanya maling.

Kamis, 07 Oktober 2010

Pertandingan Sepak Bola Popwil II Berakhir Ricuh

Pertandingan sepak bola semifinal Pekan Olahraga WIlayah (Popwil) II yang mempertemukan tim Sumsel dan Bengkulu di Lapangan Aneka Pertamina Palembang,kemarin berakhir ricuh antara pemain kedua kesebelasan dan melibatkan official kedua belah pihak.

Akibatnya dua pemain dari kedua kesebelasan dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina. Belum diketahui secara pasti penyebab utama terjadinya keributan tersebut dan siapa dua pemain yang menjadi korban akibat pertikaian tersebut. Pasalnya,official kedua belah pihak yang dihubungi tidak memberikan infomasi dan terkesan merahasiakan persitiwa tersebut.

Ketua Bidang Pertandingan Popwill II HM Akib membenarkan adanya insiden pemukulan yang dilakukan para pemain Bengkulu terhadap pemain Sumsel.Kendati demikian,dirinya mengaku belum mengetahui secara persis kronilogis insiden tersebut. “Saya kebetulan tidak ada dilokasi,tetapi berdasarkan laporan yang diterima memang ada pemukulan itu.

Bahkan ada beberapa official dan manajernya ikut terlibat,” jelasnya saat dihubungi SINDO semalam. Karena belum jelas permasalahan yang terjadi, Akib belum bisa mengambil keputusan selanjutnya. Namun, berdasarkan hasil kesepakatan bersama dengan kontingen Bengkulu yang difasilitasi PSSI,permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kontingen Sumsel tetap menang 2-0.Karena adanya insiden tersebut pertandingan terpaksa dihentikan dan memberikan kemenangan tambahan 3 gol sehingga total kemenangan Sumsel menjadi 5-0 atas Bengkulu,” kata dia. Mengenai pertandingan kedepan, SumselberhadapandenganDKI Jakarta pada babak final yang akan digelar pada hari ini di lapangan sepak bola PT Pusri Palembang.

“Dalam pertandingan ini kita minta kepada penyenggara pertandingan meningkatkan keamanan. Kita tidak ingin insiden serupa (kemarin) terjadi lagi,”tegas Akib. Terpisah, Ketua Kontingen Bengkulu Edi Novian mengungkapkan, peristiwa terjadi saat pertandingan baru berjalan 20 menit. Peristiwa tersebut dipicu karena banyaknya keputusan wasit yang dinilai cenderung memihak tim Sumsel. Itu terlihat saat gol pertama untuk Sumsel yang berbau offside, namun tetap disahkan wasit meskipun telah diprotes.

“Setelah keributan itu, kedua pemain dari Sumsel dan Bengkulu terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina untuk mendapatkan perawatan akibat menderita luka di leher dan kepala.Tapi hanya perawatan ringan dan saat ini (kemarin) sudah bisa pulang. Sedangkan pemain Sumsel kabarnya cukup parah,” ungkapnya kepada SINDO semalam.

Atas kejadian ini,pihaknya merasa dirugikan dan telah meminta kepada manager tim mempertanyakan kepempimpinan wasit asal Bangka Belitung kepada panitia. “Kemungkinan kita mundur dari cabang sepak bola untuk kelancaran pelaksanaan Popwil.Kita juga segera meminta keterangan dari panitia mengenai kronologis kejadian yang sebenarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Plaju AKP Oskar Heuza membenarkan keributan tersebut, namun dirinya tidak mengetahui secara detail yang menjadi penyebabnya.“Saya tahu kejadian tersebut dari anggota yang berjaga disana, tetapi untuk kejadian pastinya saya tidak tahu. Menurut laporan anggota saya saat insiden pemukulan tersebut banyak para pemain, official dan penonton yang terlibat,”pungkasnya.

Jaringan ATM Nyaris Lumpuh

Jaringan komunikasi mesin anjungan tunai mandiri (ATM) sejumlah perbankan di Palembang terputus. Akibatnya,nasabah tidak dapat melakukan transaksi perbankan yang menggunakan komputerisasi atau bersifat online banking.

Pantauan SINDO, terganggunya jaringan komunikasi pada fasilitas ATM terjadi sejak 1–2 hari lalu yang dialami Kantor BRI Cabang A Rivai, Bank Sumsel Babel A Rivai, dan Kanwil II Bank Mandiri Palembang. Sejumlah nasabah yang hendak melakukan setor tunai, maupun penarikan terhenti akibat dari terputusnya jaringan komunikasi online banking. Namun, jaringan komunikasi BRI dan Bank Sumsel Babel kemarin sudah kembali normal.

Sementara, jaringan komunikasi ATM Kanwil II Bank Mandiri hingga sore kemarin masih dalam proses recovery. Kerusakan jaringan komunikasi ATM di Kanwil II Bank Mandiri memicu nasabah menarik uang di Kantor Cabang Bank Mandiri Palembang lain, tepatnya di Jalan Kapten A Rivai, samping PLN cabang Palembang.

Imbasnya, kepadatan hingga antrean panjang kendaraan roda empat terjadi di Kantor Cabang Bank Mandiri Palembang.Manajemen Bank Mandiri tidak bisa memastikan berapa lama masa recovery tersebut dan akan kembali normal. Menyikapi putusnya jaringan komunikasi ATM di Kanwil II Bank Mandiri Palembang,Kepala Wilayah (Kanwil) II Bank Mandiri Palembang Adang Joedianto melalui Elektronik Channel Manager Kanwil II Bank Mandiri Palembang Andi Rizwan mengaku tidak mengetahui secara persis problem pasti yang mengakibatkan terputusnya jaringan komunikasi ATM di Kanwil II Bank Mandiri.

Dia beralasan karena sistem yang diterapkan pada semua jaringan komunikasi ATM di Bank Mandiri terpusat atau sentralisasi. “Memang ada sebagian ATM yang terputus dan ada sebagian ATM yang berfungsi.Ya,ada 5 ATM di Kanwil II tidak bisa digunakan karena jaringan komunikasi terputus. Saya tidak mengetahui secara pasti kapan jaringan ini kembali normal.Saat ini masih recovery dan mudah-mudahan malam ini (kemarin) kembali normal,”ujarnya.

Jaringan komunikasi ATM Bank Mandiri, kata dia, memanfaatkan infrastruktur jaringan pihak ketiga seperti Telkom dan Lintas Arta. Untuk area Regional II, kata dia, terdapat 272 mesin ATM dan nasabah dapat mengambil uang di area cabang dan cabang pembantu Bank Mandiri lainnya di Palembang. Kendati demikian, Angi menegaskan tidak ada kerugian material akibat putusnya jaringan komunikasi ATM tersebut.

“Tentunya putusnya jaringan komunikasi ini berimbas kepada online banking sehingga nasabah tidak bisa melakukan penarikan, penyetoran dan layanan lain. Lain bagi bank yang hanya sedikit memiliki ATM tentunya jaringan komunikasi bisa cepat kembali pulih,” tutur Andi seraya mengatakan dua hal yang menyebabkan terputusnya jaringan yakni komunikasi dan tingginya traffictransaksi yang dilakukan di ATM.

Salah satu nasabah Bank Mandiri, Ripin,warga Sekip Bendung, Palembang, mengutarakan terpaksa mengambil opsi menarik uang di ATM yang tertera logo ATM Bersama.“ Semua ATM di Kanwil II rusak, tidak bisa digunakan. Kalau mau mengambil uang ATM di Kantor Bank Mandiri Cabang Palembang juga padat dan antre kendaraan. Lebih baik ke ATM yang berlogo ATM Bersama,Visa atau Link saja,” katanya.

Sedangkan, Asisten Manajer Operasional PT BRI Tbk cabang Palembang Kapten A Rivai Sadli saat dikonfirmasi melalui ponselnya tidak dapat dihubungi. Begitu pula saat ditemui, sejumlah pejabat Bank BRI lain enggan untuk menginformasikan masalah ini. Namun, petugas keamanan Bank BRI A Rivai,Palembang,mengungkapkan nasabah tidak bisa mengambil uang melalui ATM sejak kemarin.

Kendati tidak bisa melakukan penarikan di ATM BRI Rivai Palembang,nasabah tetap bisa melakukan penarikan ATM di unit5 ATM lainnya di Palembang. “Hanya di BRI Rivai saja yang terganggu. Tapi saat ini sudah kembali normal. Jaringan komunikasi masingmasing mesin ATM itu kan berbeda, jadi ada jaringan ATM yang terputus dan ada yang tidak,”katanya.

Sementara aktivitas pelayanan di loket Bank Sumsel Babel pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB juga mengalami gangguan akibat dari terputusnya jaringan komunikasi online banking.“Untuk masalah itu coba langsung check dial centersaja jika ada gangguan jaringan komunikasi,” singkat Sekretaris Umum PT Bank Pembangunan Daerah Bank Sumsel Babel A Rivai Welsar kepada SINDO kemarin.

Terpisah, Deputi Pemimpin Bank Indonesia Cabang Palembang Bambang Wibisono meminta putusnya jaringan komunikasi online banking yang dialami perbankan di Palembang segera diatasi sehingga tidak mengganggu kenyamanan nasabah saat melakukan transaksi melalui ATM.

“Tetapi pagi tadi (kemarin) saya mengambil uang di ATM Mandiri Rivai dan tidak ada masalah. Biasanya, putusnya jaringan komunikasi ini pasti berimbas ke layanan online banking. Kami berharap semua layanan berbasis komputerisasi perbankan besok sudah dapat teratasi,”katanya.

Rabu, 06 Oktober 2010

Harga Minyak Naik Lagi di Pasaran Asia

Harga minyak berbalik naik di perdagangan Asia pada Rabu (6/10/2010), namun perkiraan peningkatan besar stok minyak mentah di AS memperlembut sentimen pasar, demikian dikatakan analis.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman November naik enam sen menjadi 82,88 dolar AS per barel di sore hari.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November bertambah dua sen menjadi 84,86 dolar AS.

"Data yang dirilis American Petroleum Institute (API) pada Selasa menunjukkan lonjakan cadangan minyak mentah AS sehingga mengurangi harga minyak," kata Victor Shum, prinsipal senior Purvin and Gertz, konsultan energi internasional di Singapura.

"Laporan API menunjukkan stok minyak mentah naik sebesar 4,4 juta barel pada minggu lalu. Itu kenaikan besar," katanya.

Namun dia menambahkan, harga akan terus didukung oleh gangguan pasokan di Pesisir Teluk AS dan pemogokan yang bergulir di terminal minyak utama Prancis.

Menurut media AS, penutupan jalur pelayaran di kota Houston AS setelah kecelakaan kapal tongkang pada Minggu, menyebabkan kekurangan minyak mentah di empat kilang di sekitar kawasan karena pasokan terganggu.

Terminal minyak utama di Prancis terpukul akibat pemogokan, yang dipicu oleh oposisi serikat buruh sebagai dampak rencana pemerintah mereformasi pelabuhan di negara itu.

Sekjen serikat CGT pelabuhan, Pascal Galeote, kepada Dow Jones Newswires mengatakan, aksi mogok di terminal minyak Fos-Lavera masih akan berlangsung terus hingga hari ke-10 pada Rabu.

Harga Minyak Naik Lagi di Pasaran Asia

Harga minyak berbalik naik di perdagangan Asia pada Rabu (6/10/2010), namun perkiraan peningkatan besar stok minyak mentah di AS memperlembut sentimen pasar, demikian dikatakan analis.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman November naik enam sen menjadi 82,88 dolar AS per barel di sore hari.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November bertambah dua sen menjadi 84,86 dolar AS.

"Data yang dirilis American Petroleum Institute (API) pada Selasa menunjukkan lonjakan cadangan minyak mentah AS sehingga mengurangi harga minyak," kata Victor Shum, prinsipal senior Purvin and Gertz, konsultan energi internasional di Singapura.

"Laporan API menunjukkan stok minyak mentah naik sebesar 4,4 juta barel pada minggu lalu. Itu kenaikan besar," katanya.

Namun dia menambahkan, harga akan terus didukung oleh gangguan pasokan di Pesisir Teluk AS dan pemogokan yang bergulir di terminal minyak utama Prancis.

Menurut media AS, penutupan jalur pelayaran di kota Houston AS setelah kecelakaan kapal tongkang pada Minggu, menyebabkan kekurangan minyak mentah di empat kilang di sekitar kawasan karena pasokan terganggu.

Terminal minyak utama di Prancis terpukul akibat pemogokan, yang dipicu oleh oposisi serikat buruh sebagai dampak rencana pemerintah mereformasi pelabuhan di negara itu.

Sekjen serikat CGT pelabuhan, Pascal Galeote, kepada Dow Jones Newswires mengatakan, aksi mogok di terminal minyak Fos-Lavera masih akan berlangsung terus hingga hari ke-10 pada Rabu.

Selasa, 05 Oktober 2010

Pusat Kucurkan Rp 200 Juta ke Wasior

Pemerintah pusat akan memberikan bantuan sebesar Rp 200 juta kepada korban banjir bandang yang melanda Wasior, ibu kota Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat.

"Itu bantuan sementara dan bisa dipergunakan selama masa tanggap darurat," kata Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono di Jakarta, Selasa (5/10/2010).

Selain bantuan uang tunai, Agung menjelaskan bahwa pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mengirimkan bantuan logistik, tenda darurat, sarung, dan selimut.

"Bantuan tersebut akan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat untuk segera disalurkan bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Dia meminta pemerintah daerah, BNPB, dan badan penanggulangan bencana tingkat daerah untuk segera melakukan langkah tanggap darurat. "Segera lakukan langkah tanggap darurat, termasuk di antaranya evakuasi korban banjir," katanya.

Menteri juga menegaskan, korban banjir yang tewas dan yang luka akan menjadi tanggungan pemerintah. "Saya juga meminta Kementerian Kesehatan untuk segera mengirimkan tim kesehatan ke lokasi bencana," katanya.

Agung juga menyatakan rasa prihatin dan bela sungkawa terhadap semua korban banjir. Korban tewas diperkirakan akibat tenggelam serta terseret arus banjir yang juga membawa kayu gelondongan dan bebatuan dari telaga di atas gunung. Saat ini, korban tewas akibat banjir mencapai 56 orang.